Beranda Ekonomi Dalam Sepekan Emas Ambruk 1,51%

Dalam Sepekan Emas Ambruk 1,51%

Dalam sepekan ini, harga emas juga ambruk 1,51%. Pelemahan ini mengakhiri tren positif emas yang menguat dalam empat pekan sebelumnya

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas justru anjlok karena investor menjadikan sang logam mulia untuk menutupi kerugian investasi mereka. Penurunan ini menjadi anomali mengingat dalam kondisi normal, harga emas seharusnya saat ini terbang.

Merujuk Refintiv, harga emas pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (4/4/2025) ditutup di posisi US$ 3.037,36 per troy ons. Harganya ambruk 2,42%. Pelemahan ini memperpanjang tren buruk emas yang juga melemah 0,66% pada perdagangan Kamis.

Penutupan kemarin adalah harga terendah sepanjang pekan ini.

Dalam sepekan ini, harga emas juga ambruk 1,51%. Pelemahan ini mengakhiri tren positif emas yang menguat dalam empat pekan sebelumnya.

Harga emas sempat memecahkan rekor pada Senin dan Rabu pekan ini di mana puncak tertinggi penutupan ada di US$ 3.133,57 per troy ons pada Rabu.

Harga emas dipicu aksi investor yang menjual emas untuk menutupi kerugian dari kejatuhan pasar yang lebih luas, terutama saham. Hal ini dipicu meningkatnya dampak perang dagang yang memicu kekhawatiran akan resesi global.

Secara teknikal, harga emas spot masih mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 21 harinya, yaitu $3.023.

"Kita cenderung melihat emas sebagai aset likuid yang digunakan untuk memenuhi margin call di tempat lain, jadi tidak mengherankan jika emas dijual setelah peristiwa berisiko, mengingat perannya dalam portofolio," kata Suki Cooper, analis di Standard Chartered, kepada Reuters.

"Pergerakannya sesuai dengan tren historis." Imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Teratas

Berita Terkait
Berita Terkait